Dear Mr. Right....
maafkan aku yang lama tak menulis surat
untukmu, bukan tak mau, rutinitas mengikat jemariku... dan diriku mulai
kehilangan inspirasi, hatiku tak lagi merasa dan intuisiku membeku....
kesibukan mengubahku serupa robot... perempuan yang bekerja siang dan
malam demi mengejar impian yang bisa terbeli dengan uang, aku berusaha
mewujudkan impian yang seharusnya diwujudkan dua orang.....dua orang
pasangan kekasih.
malam ini kutemukan laptop nganggur, kupikir daripada menuliskan surat di kaki burung camar atau pesan dalam botol, rasanya menulis disini lebih masuk akal.
Dear Mr. Right....
aku mulai kehilangan semangat
menunggumu, kurasa... kau memang tak akan pernah datang... sementara
kekasihku mulai menemukan kebahagiaannya, tidakkah ini terlampaui tidak
adil untukku? sekalipun demikian... aku tak menampik takdir, Tuhanku
tak menempatkanku disampingnya, tapi
dibelakangnya...lebih gelap dari bayangannya, namun lebih
menyerupainya... sepertinya Tuhan mengizinkanku mengikutinya,
kemanapun...tanpa sepengetahuannya... bukankah ini menarik?
Mr. Right.....
mengapa
cinta menjadi sepilu ini? kuhabiskan waktu luangku dengan usaha
memantaskan diri untukmu...apakah ini aneh? kuubah tanganku yang
terbiasa merawat pasien menjadi tangan yang sanggup mengubah tepung
menjadi roti..... berharap suatu saat kau akan makan dari tangan
ini....
kadang
kupikir kau sangat keterlaluan, kau terlalu lama membiarkan aku
mengizinkan laki-laki yang tak pernah benar-benar mencintaiku menyentuh
hidupku, membuat sekat-sekat dalam hatiku, aku mulai khawatir....
bagaimana jika dia yang kusebut kekasih mengambil alih seluruh ruang
hingga aku dan kau tak bisa saling menemukan, lebih tragis mana..
mencintai dia yang tak mencintaiku ataukah saling mencintai tapi tak
bisa bersama?
tak perlu mengerti...kau akan letih, cukup...cintai saja aku....maka kau akan mengerti.....
seseorang dibalik kerudung ungu
- DeepInsideAyoe
- aku adalah aku sampai tiba waktuku tak ada seorangpun kan tahu........
Tampilkan postingan dengan label Letter to Mr. Right. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Letter to Mr. Right. Tampilkan semua postingan
Senin, 25 Maret 2013
Rabu, 27 Juli 2011
letter to Mr. Right....(IV)
Dear Mr. Right...
kau selalu saja bertanya tentangku....lantas siapakah dirimu? ceritakanlah sedikit tentangmu agar aku mengenalmu... jangan biarkan kujalalani hidup dengan mengira-ngira...apa mungkin kaulah sang pengembara, penyulam kenangan, puisi terindah, resonansi paling kuat, imajinasi liar, pengetahuan tanpa batas, malaikat tak bersayap....hmmm...entah sebutan apalagi untukmu....
ini surat kesekian kalinya, kata-kata yang terus saja membahasakan kerinduan dari seorang perempuan yang terlampau kesepian namun betah hidup sendiri... ini sajak yang tak pernah sampai padamu...aku tak tahu harus bagaimana lagi...mungkin kita memang tak pernah bisa bersama, rasanya seluruh puisi tak sanggup lagi ungkapkan cinta...satu-satunya yang dapat kulakukan hanyalah menulis surat ini untukmu, yeah... mungkin tidak setiap hari...tapi kupastikan sepanjang hidupku kan selalu ada surat cinta untukmu....
Mr. Right...
aku selalu membayangkan pertemuan yang indah dan romantis antara kita, seperti pertemuan antara Usagi Tsukino si sailormoon dengan Tuxedo bertopeng...ugh! waktu merenggut semua harapan...terpikir untuk menyerah ketika terlampau putus asa...mengingat ruang dan waktu antara kita tak pernah tepat...akankah kita dipertemukan setelah dipisahkan beratus tahun lamanya seperti Adam dan Hawa? ataukah kita tak akan pernah bertemu hingga salah satu diantara kita ada yang mati lalu yang lainnya menjadi gila seperti kisah Laila Majnun? bagaimana jika di Lauhul Mahfuz ternyata kita bukan sepasang kekasih? ada yang bilang, doa sanggup merubah takdir...katakan saja iya meskipun tidak...karna setiap kata adalah doa untukmu...ah, sudahlah...sangat jelas takdir tak dapat dibendung...
Dear Mr. Right....
telah kujalani kehilangan demi kehilangan, melewati suka dan benci hingga mati rasa dari mereka yang sering datang menawarkan cinta lalu raib begitu saja...cinta menguap seperti air laut yang menjadi awan kemudian turun sebagai hujan... mereka menjadikan cinta semacam petualangan...lalu memaksaku memahami arti kehilangan... hmm...perihnya cinta seringkali mematikan hati, tapi mimpi tentangmu menumbuhkan harapan... disaat aku terpuruk dan jatuh dalam kekecewaan hingga kulukai diriku sendiri karena cinta yang berlebihan...lalu hidup dari kenangan diatas kenangan...
Mr. Right...
kupikir waktu mengalahkanku, tapi bukankah cinta seperti perubahan angin? maka jadilah saja engkau senja dan aku bayangan jingga... peluklah aku jauh dijantung malam, lalu padamkan bintang-bintang...gelap kadang lebih tenang daripada terang... kita akan bersama, sebelum fajar gemetar menyambut pagi yang memar...sungguh aku terlalu letih menunggumu...kenyataan esok pagi, mungkin saja pahit.
kau selalu saja bertanya tentangku....lantas siapakah dirimu? ceritakanlah sedikit tentangmu agar aku mengenalmu... jangan biarkan kujalalani hidup dengan mengira-ngira...apa mungkin kaulah sang pengembara, penyulam kenangan, puisi terindah, resonansi paling kuat, imajinasi liar, pengetahuan tanpa batas, malaikat tak bersayap....hmmm...entah sebutan apalagi untukmu....
ini surat kesekian kalinya, kata-kata yang terus saja membahasakan kerinduan dari seorang perempuan yang terlampau kesepian namun betah hidup sendiri... ini sajak yang tak pernah sampai padamu...aku tak tahu harus bagaimana lagi...mungkin kita memang tak pernah bisa bersama, rasanya seluruh puisi tak sanggup lagi ungkapkan cinta...satu-satunya yang dapat kulakukan hanyalah menulis surat ini untukmu, yeah... mungkin tidak setiap hari...tapi kupastikan sepanjang hidupku kan selalu ada surat cinta untukmu....
Mr. Right...
aku selalu membayangkan pertemuan yang indah dan romantis antara kita, seperti pertemuan antara Usagi Tsukino si sailormoon dengan Tuxedo bertopeng...ugh! waktu merenggut semua harapan...terpikir untuk menyerah ketika terlampau putus asa...mengingat ruang dan waktu antara kita tak pernah tepat...akankah kita dipertemukan setelah dipisahkan beratus tahun lamanya seperti Adam dan Hawa? ataukah kita tak akan pernah bertemu hingga salah satu diantara kita ada yang mati lalu yang lainnya menjadi gila seperti kisah Laila Majnun? bagaimana jika di Lauhul Mahfuz ternyata kita bukan sepasang kekasih? ada yang bilang, doa sanggup merubah takdir...katakan saja iya meskipun tidak...karna setiap kata adalah doa untukmu...ah, sudahlah...sangat jelas takdir tak dapat dibendung...
Dear Mr. Right....
telah kujalani kehilangan demi kehilangan, melewati suka dan benci hingga mati rasa dari mereka yang sering datang menawarkan cinta lalu raib begitu saja...cinta menguap seperti air laut yang menjadi awan kemudian turun sebagai hujan... mereka menjadikan cinta semacam petualangan...lalu memaksaku memahami arti kehilangan... hmm...perihnya cinta seringkali mematikan hati, tapi mimpi tentangmu menumbuhkan harapan... disaat aku terpuruk dan jatuh dalam kekecewaan hingga kulukai diriku sendiri karena cinta yang berlebihan...lalu hidup dari kenangan diatas kenangan...
Mr. Right...
kupikir waktu mengalahkanku, tapi bukankah cinta seperti perubahan angin? maka jadilah saja engkau senja dan aku bayangan jingga... peluklah aku jauh dijantung malam, lalu padamkan bintang-bintang...gelap kadang lebih tenang daripada terang... kita akan bersama, sebelum fajar gemetar menyambut pagi yang memar...sungguh aku terlalu letih menunggumu...kenyataan esok pagi, mungkin saja pahit.
Minggu, 03 Juli 2011
letter to Mr. Right.....(III)
Dear Mr. Right...
tak dapat kutahan senyumku saat kau bertanya dimanakah aku kini? hmm..... kurasa aku menjalani hari-hari aneh yang luar biasa....haruskah kuceritakan padamu??!!
aku berada di warnet kecil, dekil, di lorong entah dimana ini....aku kabur kesini setelah tadi pagi aku menemani ibuku ke pasar, becek...sisa hujan semalam, riuh keributan di pasar tertutupi dengan "Claire De Lune" dari headsetku....yeah, sebaiknya aku tak mendengar apa-apa selain alunan indah ini.... mungkin harus kuanggap semua orang buta, tuli dan bisu.... dimana hanya ada aku dan...... hanya aku.
tadi malam, aku duduk diteras rumah...hmm....dunia terasa begitu basah akhir-akhir ini, entah oleh hujan maupun airmata.... kuhabiskan malam dengan membaca novel kisah percintaan yang tak normal sebanyak 684 halaman lalu kemudian kembali membuka halaman pertama karena lupa siapa sebenarnya yang menjadi tokoh utama, kenyataannya aku tak benar-benar membaca...lembar demi lembar seakan menyiratkan kisah lain yang terekam di benakku...
Mr. Right...
pagi besok, setelah terombang-ambing ombak selama kuranglebih 70 menit...aku akan berada di puskesmas tua hampir roboh yang atapnya kini menjadi sarang ular tapi memiliki pemandangan yang indah dan aroma laut yang segar.....aku melayani puluhan pasien dengan keluhan yang nyaris sama...seharusnya ini menjenuhkan...monoton, semoga saja saat sedang periksa pasien aku tak sedang menjalankan hobi lamaku...menkhayal...yeah, aku suka senyum mereka... disini, aku merasa benar-benar dibutuhkan, kusebut ini kebahagiaan. mengabdikan diri untuk kemanusiaan...seperti sumpah dokter yang kuucapkan hampir dua tahun yang lalu.
minggu pertama bulan berjalan, kau akan mendapatiku menyanyikan mars PKK bersama ibu-ibu pejabat yang hobi bergosip, membanggakan suaminya atau mencaci calon menantu yang dianggap tak pernah pantas untuk putranya....hufth! kurasa aku harus sering pura-pura tertawa bersama mereka...satu yang pasti, ibu-ibu itu sangat menncintai suaminya... yeah, aku bergabung menjadi pengurus tim penggerak PKK kabupaten kemudian mengikuti berbagai arisan, diajarkan menari, merangkai bunga dan memasak... wew....
jika sedang libur praktek, kuhabiskan malamku dengan nonton film love story tragis, miris, romantis, memancing emosi dan berakhir dengan menangis semalam....jika tidak sedang hang out dengan teman, kadang aku pergi kencan buta dengan laki-laki yang entah mengapa tidak pernah menjengkelkan...heran.... oh ya, aku tak pernah melayani sms iseng atau telepon yang katanya salah sambung...mereka keterlaluan!
di lain waktu aku akan berada di pesisir tak bersignal dengan kulit terbakar sinar matahari, memberikan pengobatan gratis dan penyuluhan kepada masyarakat agar mau membuat jamban...menjelaskan betapa pentingnya menjaga lingkungan....hoaemmm, ini juga seharusnya membosankan...tapi aku mulai menikmatinya.
jika terjadwal aku akan mengunjungi sekolah dasar di desa terpencil untuk memberikan pelatihan dokter kecil pada anak-anak dekil, ingusan, berseragam kusam, bertelanjang kaki, tapi punya senyuman paling manis...mereka punya mimpi-mimpi hebat, menatapku dengan mata berbinar seakan-akan aku adalah sailormoon yang akan segera mengeluarkan kekuatan bulan.... dasar anak kecil!
dear Mr. Right....
saat jumat tiba, aku pergi kepasar murah...selain karena ingin masak enak yang notabene selalu gagal....dan berakhir dengan merebus kentang, aku suka memperhatikan para ibu yang berebutan barang loakan...sungguh, pemandangan yang menarik.... hmmm, jumat memang selalu indah.
di lain waktu aku akan berada di hotel mewah berbaur bersama sejawat menghadiri resepsi...tertawa dan menari...yeah, akhir-akhir ini aku sering menghadiri acara pernikahan dan menjadi begitu terharu dan menangis berlebihan saat mengikuti akad nikah..... ijab qobul menggetarkan pintu langit, sungguh sangat sakral.
oh ya, aku mengikuti pengajian di malam jumat, memperbaiki bacaan Al-Quran dan silahturahmi dengan staf puskesmas....saat sedang bolos dinas aku khusus mengunjungi sahabat-sahabatku dan bilang hanya kebetukan lewat, aku begitu rindu tapi tak mau mengaku....kehidupan baru membawa banyak perubahan, tapi mereka masih memiliki senyum yang sama.
Mr. Right...
akhir-akhir ini aku jarang menghadiri acara keluarga....bingung harus memutar otak mencari cari alasan agar tak ditanya kapan menikah...kubilang kekasihku ada di kutub utara, lain waktu kubilang kekasihku tersesat di hutan atau sedang mencoba mengeringkan lautan....kadang kubilang tuxedo bertopeng impianku sedang memberantas kejahatan di muka bumi ini...meski bilang aku tak waras, namun ibuku selalu menerima alasanku seaneh apapun itu... selama aku punya pilihan dia tak akan memilih... that's great! masalahnya, aku tak pintar memilih..... yeah, rasanya hatiku tak muat menampung perasaan yang ada hingga membuatku sesak napas, berulangkali mencintai lalu kehilangan...jika kau mengeluh, maka orang-orang akan bilang begitulah hidup, jika kau berteriak mereka akan bilang kau tak dewasa, jika kau protes mereka bilang kau tak ikhlas.... maka tak ada yang bisa dilakukan selain mempertahankan senyummu sekaku apapun itu..... lalu menunggu hingga kau datang, jika kau memang kekasihku.... entah siapa yang menentukan saat yang tepat itu, kita atau takdir?!
Mr. Right...
mungkin aku akan kabur dari acara makan malam keluarga kemudian memilih duduk sendirian di tepi pantai.... menuliskan hal-hal aneh di agenda tua peninggalan ayahku....lalu kudapati diriku yang mungkin terlalu sibuk hingga tiba-tiba merasa begitu kesepian..... yeah, masih kusebut ini cara menikmati hidup....
jadi jika kau bertanya dimana aku kini...mungkin kau harus mengikuti pergerakan angin, aku akan disana, kemanapun angin berhembus.
(March 27, 2011 at 10:58am)
tak dapat kutahan senyumku saat kau bertanya dimanakah aku kini? hmm..... kurasa aku menjalani hari-hari aneh yang luar biasa....haruskah kuceritakan padamu??!!
aku berada di warnet kecil, dekil, di lorong entah dimana ini....aku kabur kesini setelah tadi pagi aku menemani ibuku ke pasar, becek...sisa hujan semalam, riuh keributan di pasar tertutupi dengan "Claire De Lune" dari headsetku....yeah, sebaiknya aku tak mendengar apa-apa selain alunan indah ini.... mungkin harus kuanggap semua orang buta, tuli dan bisu.... dimana hanya ada aku dan...... hanya aku.
tadi malam, aku duduk diteras rumah...hmm....dunia terasa begitu basah akhir-akhir ini, entah oleh hujan maupun airmata.... kuhabiskan malam dengan membaca novel kisah percintaan yang tak normal sebanyak 684 halaman lalu kemudian kembali membuka halaman pertama karena lupa siapa sebenarnya yang menjadi tokoh utama, kenyataannya aku tak benar-benar membaca...lembar demi lembar seakan menyiratkan kisah lain yang terekam di benakku...
Mr. Right...
pagi besok, setelah terombang-ambing ombak selama kuranglebih 70 menit...aku akan berada di puskesmas tua hampir roboh yang atapnya kini menjadi sarang ular tapi memiliki pemandangan yang indah dan aroma laut yang segar.....aku melayani puluhan pasien dengan keluhan yang nyaris sama...seharusnya ini menjenuhkan...monoton, semoga saja saat sedang periksa pasien aku tak sedang menjalankan hobi lamaku...menkhayal...yeah, aku suka senyum mereka... disini, aku merasa benar-benar dibutuhkan, kusebut ini kebahagiaan. mengabdikan diri untuk kemanusiaan...seperti sumpah dokter yang kuucapkan hampir dua tahun yang lalu.
minggu pertama bulan berjalan, kau akan mendapatiku menyanyikan mars PKK bersama ibu-ibu pejabat yang hobi bergosip, membanggakan suaminya atau mencaci calon menantu yang dianggap tak pernah pantas untuk putranya....hufth! kurasa aku harus sering pura-pura tertawa bersama mereka...satu yang pasti, ibu-ibu itu sangat menncintai suaminya... yeah, aku bergabung menjadi pengurus tim penggerak PKK kabupaten kemudian mengikuti berbagai arisan, diajarkan menari, merangkai bunga dan memasak... wew....
jika sedang libur praktek, kuhabiskan malamku dengan nonton film love story tragis, miris, romantis, memancing emosi dan berakhir dengan menangis semalam....jika tidak sedang hang out dengan teman, kadang aku pergi kencan buta dengan laki-laki yang entah mengapa tidak pernah menjengkelkan...heran.... oh ya, aku tak pernah melayani sms iseng atau telepon yang katanya salah sambung...mereka keterlaluan!
di lain waktu aku akan berada di pesisir tak bersignal dengan kulit terbakar sinar matahari, memberikan pengobatan gratis dan penyuluhan kepada masyarakat agar mau membuat jamban...menjelaskan betapa pentingnya menjaga lingkungan....hoaemmm, ini juga seharusnya membosankan...tapi aku mulai menikmatinya.
jika terjadwal aku akan mengunjungi sekolah dasar di desa terpencil untuk memberikan pelatihan dokter kecil pada anak-anak dekil, ingusan, berseragam kusam, bertelanjang kaki, tapi punya senyuman paling manis...mereka punya mimpi-mimpi hebat, menatapku dengan mata berbinar seakan-akan aku adalah sailormoon yang akan segera mengeluarkan kekuatan bulan.... dasar anak kecil!
dear Mr. Right....
saat jumat tiba, aku pergi kepasar murah...selain karena ingin masak enak yang notabene selalu gagal....dan berakhir dengan merebus kentang, aku suka memperhatikan para ibu yang berebutan barang loakan...sungguh, pemandangan yang menarik.... hmmm, jumat memang selalu indah.
di lain waktu aku akan berada di hotel mewah berbaur bersama sejawat menghadiri resepsi...tertawa dan menari...yeah, akhir-akhir ini aku sering menghadiri acara pernikahan dan menjadi begitu terharu dan menangis berlebihan saat mengikuti akad nikah..... ijab qobul menggetarkan pintu langit, sungguh sangat sakral.
oh ya, aku mengikuti pengajian di malam jumat, memperbaiki bacaan Al-Quran dan silahturahmi dengan staf puskesmas....saat sedang bolos dinas aku khusus mengunjungi sahabat-sahabatku dan bilang hanya kebetukan lewat, aku begitu rindu tapi tak mau mengaku....kehidupan baru membawa banyak perubahan, tapi mereka masih memiliki senyum yang sama.
Mr. Right...
akhir-akhir ini aku jarang menghadiri acara keluarga....bingung harus memutar otak mencari cari alasan agar tak ditanya kapan menikah...kubilang kekasihku ada di kutub utara, lain waktu kubilang kekasihku tersesat di hutan atau sedang mencoba mengeringkan lautan....kadang kubilang tuxedo bertopeng impianku sedang memberantas kejahatan di muka bumi ini...meski bilang aku tak waras, namun ibuku selalu menerima alasanku seaneh apapun itu... selama aku punya pilihan dia tak akan memilih... that's great! masalahnya, aku tak pintar memilih..... yeah, rasanya hatiku tak muat menampung perasaan yang ada hingga membuatku sesak napas, berulangkali mencintai lalu kehilangan...jika kau mengeluh, maka orang-orang akan bilang begitulah hidup, jika kau berteriak mereka akan bilang kau tak dewasa, jika kau protes mereka bilang kau tak ikhlas.... maka tak ada yang bisa dilakukan selain mempertahankan senyummu sekaku apapun itu..... lalu menunggu hingga kau datang, jika kau memang kekasihku.... entah siapa yang menentukan saat yang tepat itu, kita atau takdir?!
Mr. Right...
mungkin aku akan kabur dari acara makan malam keluarga kemudian memilih duduk sendirian di tepi pantai.... menuliskan hal-hal aneh di agenda tua peninggalan ayahku....lalu kudapati diriku yang mungkin terlalu sibuk hingga tiba-tiba merasa begitu kesepian..... yeah, masih kusebut ini cara menikmati hidup....
jadi jika kau bertanya dimana aku kini...mungkin kau harus mengikuti pergerakan angin, aku akan disana, kemanapun angin berhembus.
(March 27, 2011 at 10:58am)
letter to Mr. Right.... (II)
dear Mr. Right....
setelah sekian lama kau bertanya tentang kehidupanku kini....hmm...haruskah kuceritakan hal-hal yang telah terlewati???!!!!....baiklah kalo begitu.....
tadi ibuku bilang bahwa sejak aku masih dalam kandungannya dia telah mendoakan kalau suatu saat nanti aku akan bertemu denganmu, katanya kau adalah laki-laki tampan yang rajin sholat dan puasa....entahlah, setahuku tuxedo bertopeng impianku tak pernah puasa.... sayangnya....dia tak bilang perlukah aku mencintaimu atau tidak....mungkin dia ingin menghiburku yang saat itu penuh airmata....hmmm.... rasanya belum cukup bagimu tuk mengenalku... aku terlampau aneh lebih dari yang pernah kuceritakan padamu dulu, dan aku benci harus menceritakan ini di bulan maret....
kemarin, kujadikan diriku bahan eksperimen, yeah...segala macam obat kucoba pada tubuhku sebelum kuberikan pada pasien, tubuhku penuh bekas suntikan...semoga ibuku tak tahu ini, aku hanya ingin yang terbaik untuk pasien-pasienku..... dan ketika tubuhku membiru, kupikir aku akan mati....rasanya sangat disesalkan jika ini terjadi sebelum aku bertemu denganmu....tapi mengapa aku tak lagi takut mati? temanku bilang aku bosan hidup, hmm...tak seperti itu, hidup terlalu indah... aku hanya lebih mengkhawatirkan orang lain daripada diri sendiri...apakah ini salah?
tadi pagi aku mendengar 'Pathetique' sonata, adagio cantabile dari Beethoven, si kidal tuli yang mampu menciptakan alunan yang begitu indah.... lalu membayangkan kau ada disini...mungkin aku akan menggenggam tanganmu dan bilang tetaplah disini...huft... Beethoven kau keterlaluan.......membuatku menangis disaat tak penting seperti saat ini.
dear Mr. Right....
kau tak harus menikahiku, pernikahan kini seperti simbol... bayangkanlah, mungkin nanti aku tak sempat membuatkan sarapan pagi untukmu, mungkin pula aku baru pulang ke rumah setelah kau terlelap....sungguh bukan gambaran yang baik... aku hanya mampu mencintai.... tapi...bukankah ini tak bisa bikin kenyang??! maka tinggalkan aku selagi kau sanggup.
tak perlu kau tanyakan mimpi-mimpiku...rasanya telah menguap jauh sebelum kusadari....jangan pula kau tanyakan makna kehidupan padaku, sungguh aku buta,tuli dan bisu saat itu juga.... mungkin sebaiknya kau menemaniku jalan-jalan ke pantai saat langit mendung....pastikan dulu hujan tak sempat turun, kita bisa mendengar lagu lawas...lalu ceritakanlah segala hal tentangmu...mungkin aku perlu sedikit mengenalmu....
(Monday, March 21, 2011 at 3:16pm)
setelah sekian lama kau bertanya tentang kehidupanku kini....hmm...haruskah kuceritakan hal-hal yang telah terlewati???!!!!....baiklah kalo begitu.....
tadi ibuku bilang bahwa sejak aku masih dalam kandungannya dia telah mendoakan kalau suatu saat nanti aku akan bertemu denganmu, katanya kau adalah laki-laki tampan yang rajin sholat dan puasa....entahlah, setahuku tuxedo bertopeng impianku tak pernah puasa.... sayangnya....dia tak bilang perlukah aku mencintaimu atau tidak....mungkin dia ingin menghiburku yang saat itu penuh airmata....hmmm.... rasanya belum cukup bagimu tuk mengenalku... aku terlampau aneh lebih dari yang pernah kuceritakan padamu dulu, dan aku benci harus menceritakan ini di bulan maret....
kemarin, kujadikan diriku bahan eksperimen, yeah...segala macam obat kucoba pada tubuhku sebelum kuberikan pada pasien, tubuhku penuh bekas suntikan...semoga ibuku tak tahu ini, aku hanya ingin yang terbaik untuk pasien-pasienku..... dan ketika tubuhku membiru, kupikir aku akan mati....rasanya sangat disesalkan jika ini terjadi sebelum aku bertemu denganmu....tapi mengapa aku tak lagi takut mati? temanku bilang aku bosan hidup, hmm...tak seperti itu, hidup terlalu indah... aku hanya lebih mengkhawatirkan orang lain daripada diri sendiri...apakah ini salah?
tadi pagi aku mendengar 'Pathetique' sonata, adagio cantabile dari Beethoven, si kidal tuli yang mampu menciptakan alunan yang begitu indah.... lalu membayangkan kau ada disini...mungkin aku akan menggenggam tanganmu dan bilang tetaplah disini...huft... Beethoven kau keterlaluan.......membuatku menangis disaat tak penting seperti saat ini.
dear Mr. Right....
kau tak harus menikahiku, pernikahan kini seperti simbol... bayangkanlah, mungkin nanti aku tak sempat membuatkan sarapan pagi untukmu, mungkin pula aku baru pulang ke rumah setelah kau terlelap....sungguh bukan gambaran yang baik... aku hanya mampu mencintai.... tapi...bukankah ini tak bisa bikin kenyang??! maka tinggalkan aku selagi kau sanggup.
tak perlu kau tanyakan mimpi-mimpiku...rasanya telah menguap jauh sebelum kusadari....jangan pula kau tanyakan makna kehidupan padaku, sungguh aku buta,tuli dan bisu saat itu juga.... mungkin sebaiknya kau menemaniku jalan-jalan ke pantai saat langit mendung....pastikan dulu hujan tak sempat turun, kita bisa mendengar lagu lawas...lalu ceritakanlah segala hal tentangmu...mungkin aku perlu sedikit mengenalmu....
(Monday, March 21, 2011 at 3:16pm)
letter to Mr. Right
dear Mr. Right....
aku heran kenapa kau ingin menikahiku.. kau bertanya padaku, "siapakah dirimu? ceritakanlah segala tentangmu?" hmmm.... laki-laki aneh kesekian kalinya yang dicalonkan menjadi pendamping hidupku, oh my Gosh! rasanya seperti Siti nurbaya, padahal aku mau menjadi Cinderella atau Sailormoon... Ya sudahlah, duduk dan dengarlah ceritaku...
aku adalah aku, sampai kapanpun tak ada seorangpun kan tahu...yah, aku memang aneh... entah karena aku memasak telur dengan cara yang aneh, kau harus tahu aku tak pandai memasak tapi masih saja bermimpi menjadi istri yang baik... aku memakan roti gandum tawar dengan Mayonaisse, rasanya aneh...tapi aku menikmatinya... aku mendengar Instrumen Klasik, mengurung diri dalam kamar berantakan yang beraroma Mawar... berharap suatu saat ranjangku dipasangkan kelambu putih... aku lebih suka menulis kata-kata aneh yang tak dapat kuungkapkan dengan lisan...mungkin tak ada yang mengerti, sangat kontras dengan diriku yang banyak bacot....
aku punya cara mencintai yang aneh dan pernah mencintai laki-laki aneh sepanjang sejarah hidupku, yeah... bagiku mereka istimewa meskipun mungkin seluruh dunia berkata tidak...skandal, intrik, perselingkuhan...kurasa aku troublemaker... cerita cintaku lebih tragis daripada film korea dan lebih lebay daripada film india... aku mencintai, namun tak sanggup mempertahankan, lebih rela melepaskan daripada menahan... bahkan ketika kekasihku menawarkan kesempurnaan cinta untuk hidup bersamanya, aku malah tak mampu mengiyakan.... hmmm...aku percaya cinta, percaya jodoh, tapi tak percaya laki-laki...setidaknya sejak papa meninggal sampai saat ini... Hapilly Never after...
kuraih gelar dokter di usia 23 tahun, menjadi dokter aneh yang tak lagi memakai jas putih, bahkan aku lupa dimana kuletakkan jas putihku, semua ini gara-gara baju dinas berwarna aneh kuning kecoklatan atau coklat kekuningan yang membungkus tubuh kurusku yang sering lupa makan.... stetoskopku juga ikut-ikutan aneh, selalu kugunakan untuk mendengar bunyi pernapasan dan detakan jantung pasien tapi tak mampu menjelaskan detakan jantung sendiri...hmmm...aritmia kayaknya, atau karnaaku jatuh cinta tiap hari???!!!
tapi aku mencintai profesiku dan tak lagi menyesali mengapa aku tak jadi Astronot...
aku si kidal yang merasa tangan kananku terlalu manja, tak ada hal yang istimewa yang sanggup dilakukannya selain syahadat... sebagian kerja kerasku kulakukan dengan tangan kiri... apakah ini salah? tanyakan saja pada hemisfer kanan Encephalonku mengapa dia lebih dominan...
aku mencintai laut, tak dapat kubayangkan jika aku dijauhkan dari laut, padahal sangat jelas aku tak bisa berenang... aku suka aroma laut, berharap suatu saat aku bisa punya rumah diatas bukit yang mengarah ke laut...
aku mendengar Bella's Lullaby, Lavraie Musique de L amore dan Waltz Butterfly ribuan kali dan tak pernah bosan...adikku memohon agar aku mengganti selera musik karena telinganya telah begitu bosan mendengar lagu-laguku.... hmmm.... setiap lagu punya kenangan...rasa yang tak pernah berubah...
aku suka anggrek, apalagi anggrek putih... cantik, sangat indah... melambangkan cinta sejati yang terus tumbuh meski tak disiram, ehem... bunga matahari juga keren,penuh pengharapan... seakan tak pernah putus asa. tapi, aku sama sekali tak bisa merawatnya, jadi...kubeli bunga dan kuberikan pada orang istimewa... dan mengancam harus merawatnya, dia yang ingin membuat taman anggrek putih diatas awan... hmmmm..
aku tak keberatan menyetir perjalanan jauh, apalagi saat hujan, asalkan tak ada yang lapor ke mama, kutaklukkan malam sendiri...menikmati hari di jalanan... tak jarang aku harus ketiduran di mobil sambil mengagumi bulan dan mengutuk nyamuk...
oh ya, aku suka hujan, semakin lebat semakin bagus... tapi jangan ada kilat dan gemuruh... kau akan mendapatiku dibawah kolong tempat tidur... sungguh menakutkan....
aku suka memelihara hewan, ayam kucing, kelinci, burung, dan semuanya...Mati! entah kenapa, padahal sudah kurawat selayaknya anak sendiri... aku membawa 'Nunu' bayi kelinciku kemana saja, waktu dinas di Rumah sakit, jalan-jalan ke Mall, ke pantai, dia teman curhat yang baik, karna dia tak banyak bicara dan hanya diam... tragisnya, dia mati tenggelam jatuh dalam kolam ikan, berderai airmata...aku janji tak akan memelihara hewan lagi...
Film dan novel menjadi sahabatku kala kesepian, aku bisa tersenyum sendiri, tertawa terbahak-bahak, tak jarang menangis tersedu-sedu hanya karena nonton film yang berakhir tragis, ironis, miris, tapi tak eksotis.... aku menangis gara-gara Will Smith menangis, Won Bin menangis, apalagi Shahrukh Khan menangis....
aku benci bulan maret dan tak perlu ada yang tahu alasannya....
kupikir suatu saat aku akan dilamar oleh Tuxedo bertopeng dengan cara yang aneh...bukan cincin yang ditaruh dalam es krim, bukan makan malam romantis di restoran diatas air dengan dentingan piano tentunya.. mungkin ini salah satu impian paling normal...
mungkin saja, aku dilamar dengan cincin yang kelonggaran...bukan dibawah sinar bulan melainkan ditengah hutan...
dear Mr. Right...
setelah kuceritan semua hal aneh ini, kuharap kau berubah pikiran...karna aku bukan Siti Nurbaya, aku punya sayap dan sanggup terbang kemanapun aku mau... aku ingin dicintai, bukan sekedar dinikahi... bukan hanya pasangan hidup, tapi pula kekasih hati...impianku tak terbatas hanya menikah dan punya anak seperti impian klasik perempuan kebanyakan... aku perempuan yang tak menggantungkan hidupku sepenuhnya kepada seorang laki-laki, meski kutahu jelas harus kusempurnakan ibadahku dengan mengabdikan diripada seorang suami.... jika kau masih saja bersikeras, cintai saja aku...tak perlu mengerti, dan kau akan mendapat perempuan paling setia di dunia....
apapun itu, seaneh apapun aku, satu yang tak pernah kupungkiri, aku bahagia menjadi diriku....
Bukan Siti Nurbaya
(September 19, 2010 at 10:39am)
aku heran kenapa kau ingin menikahiku.. kau bertanya padaku, "siapakah dirimu? ceritakanlah segala tentangmu?" hmmm.... laki-laki aneh kesekian kalinya yang dicalonkan menjadi pendamping hidupku, oh my Gosh! rasanya seperti Siti nurbaya, padahal aku mau menjadi Cinderella atau Sailormoon... Ya sudahlah, duduk dan dengarlah ceritaku...
aku adalah aku, sampai kapanpun tak ada seorangpun kan tahu...yah, aku memang aneh... entah karena aku memasak telur dengan cara yang aneh, kau harus tahu aku tak pandai memasak tapi masih saja bermimpi menjadi istri yang baik... aku memakan roti gandum tawar dengan Mayonaisse, rasanya aneh...tapi aku menikmatinya... aku mendengar Instrumen Klasik, mengurung diri dalam kamar berantakan yang beraroma Mawar... berharap suatu saat ranjangku dipasangkan kelambu putih... aku lebih suka menulis kata-kata aneh yang tak dapat kuungkapkan dengan lisan...mungkin tak ada yang mengerti, sangat kontras dengan diriku yang banyak bacot....
aku punya cara mencintai yang aneh dan pernah mencintai laki-laki aneh sepanjang sejarah hidupku, yeah... bagiku mereka istimewa meskipun mungkin seluruh dunia berkata tidak...skandal, intrik, perselingkuhan...kurasa aku troublemaker... cerita cintaku lebih tragis daripada film korea dan lebih lebay daripada film india... aku mencintai, namun tak sanggup mempertahankan, lebih rela melepaskan daripada menahan... bahkan ketika kekasihku menawarkan kesempurnaan cinta untuk hidup bersamanya, aku malah tak mampu mengiyakan.... hmmm...aku percaya cinta, percaya jodoh, tapi tak percaya laki-laki...setidaknya sejak papa meninggal sampai saat ini... Hapilly Never after...
kuraih gelar dokter di usia 23 tahun, menjadi dokter aneh yang tak lagi memakai jas putih, bahkan aku lupa dimana kuletakkan jas putihku, semua ini gara-gara baju dinas berwarna aneh kuning kecoklatan atau coklat kekuningan yang membungkus tubuh kurusku yang sering lupa makan.... stetoskopku juga ikut-ikutan aneh, selalu kugunakan untuk mendengar bunyi pernapasan dan detakan jantung pasien tapi tak mampu menjelaskan detakan jantung sendiri...hmmm...aritmia kayaknya, atau karnaaku jatuh cinta tiap hari???!!!
tapi aku mencintai profesiku dan tak lagi menyesali mengapa aku tak jadi Astronot...
aku si kidal yang merasa tangan kananku terlalu manja, tak ada hal yang istimewa yang sanggup dilakukannya selain syahadat... sebagian kerja kerasku kulakukan dengan tangan kiri... apakah ini salah? tanyakan saja pada hemisfer kanan Encephalonku mengapa dia lebih dominan...
aku mencintai laut, tak dapat kubayangkan jika aku dijauhkan dari laut, padahal sangat jelas aku tak bisa berenang... aku suka aroma laut, berharap suatu saat aku bisa punya rumah diatas bukit yang mengarah ke laut...
aku mendengar Bella's Lullaby, Lavraie Musique de L amore dan Waltz Butterfly ribuan kali dan tak pernah bosan...adikku memohon agar aku mengganti selera musik karena telinganya telah begitu bosan mendengar lagu-laguku.... hmmm.... setiap lagu punya kenangan...rasa yang tak pernah berubah...
aku suka anggrek, apalagi anggrek putih... cantik, sangat indah... melambangkan cinta sejati yang terus tumbuh meski tak disiram, ehem... bunga matahari juga keren,penuh pengharapan... seakan tak pernah putus asa. tapi, aku sama sekali tak bisa merawatnya, jadi...kubeli bunga dan kuberikan pada orang istimewa... dan mengancam harus merawatnya, dia yang ingin membuat taman anggrek putih diatas awan... hmmmm..
aku tak keberatan menyetir perjalanan jauh, apalagi saat hujan, asalkan tak ada yang lapor ke mama, kutaklukkan malam sendiri...menikmati hari di jalanan... tak jarang aku harus ketiduran di mobil sambil mengagumi bulan dan mengutuk nyamuk...
oh ya, aku suka hujan, semakin lebat semakin bagus... tapi jangan ada kilat dan gemuruh... kau akan mendapatiku dibawah kolong tempat tidur... sungguh menakutkan....
aku suka memelihara hewan, ayam kucing, kelinci, burung, dan semuanya...Mati! entah kenapa, padahal sudah kurawat selayaknya anak sendiri... aku membawa 'Nunu' bayi kelinciku kemana saja, waktu dinas di Rumah sakit, jalan-jalan ke Mall, ke pantai, dia teman curhat yang baik, karna dia tak banyak bicara dan hanya diam... tragisnya, dia mati tenggelam jatuh dalam kolam ikan, berderai airmata...aku janji tak akan memelihara hewan lagi...
Film dan novel menjadi sahabatku kala kesepian, aku bisa tersenyum sendiri, tertawa terbahak-bahak, tak jarang menangis tersedu-sedu hanya karena nonton film yang berakhir tragis, ironis, miris, tapi tak eksotis.... aku menangis gara-gara Will Smith menangis, Won Bin menangis, apalagi Shahrukh Khan menangis....
aku benci bulan maret dan tak perlu ada yang tahu alasannya....
kupikir suatu saat aku akan dilamar oleh Tuxedo bertopeng dengan cara yang aneh...bukan cincin yang ditaruh dalam es krim, bukan makan malam romantis di restoran diatas air dengan dentingan piano tentunya.. mungkin ini salah satu impian paling normal...
mungkin saja, aku dilamar dengan cincin yang kelonggaran...bukan dibawah sinar bulan melainkan ditengah hutan...
dear Mr. Right...
setelah kuceritan semua hal aneh ini, kuharap kau berubah pikiran...karna aku bukan Siti Nurbaya, aku punya sayap dan sanggup terbang kemanapun aku mau... aku ingin dicintai, bukan sekedar dinikahi... bukan hanya pasangan hidup, tapi pula kekasih hati...impianku tak terbatas hanya menikah dan punya anak seperti impian klasik perempuan kebanyakan... aku perempuan yang tak menggantungkan hidupku sepenuhnya kepada seorang laki-laki, meski kutahu jelas harus kusempurnakan ibadahku dengan mengabdikan diripada seorang suami.... jika kau masih saja bersikeras, cintai saja aku...tak perlu mengerti, dan kau akan mendapat perempuan paling setia di dunia....
apapun itu, seaneh apapun aku, satu yang tak pernah kupungkiri, aku bahagia menjadi diriku....
Bukan Siti Nurbaya
(September 19, 2010 at 10:39am)
Langganan:
Postingan (Atom)
Entri Populer
-
bahkan keajaiban pun butuh waktu, hanya saja aku terlalu letih tuk menunggu, dan disini aku tak menunggu apapun, bahkan tidak pula pagi. dis...
-
Pada suatu ketika, awan hitam memanggil angin utara lalu mengirim rintik hujan untuk membasahi tanah yang telah berabad-abad retak karena me...
-
siapa yang paling mencintai? untuk kesekiannya aku bertanya..entah pada siapa, langit-langit di kamarku mungkin sudah bosan mendengarnya......
-
dentingan 'waltz butterfly score' kudengar untuk kesekian kalinya diruangan sempit ini..kali ini tak ada airmata, tak sedang berduka...
-
malam semakin larut, “waltz in sorrow” terngiang jelas dari earphone mengiringi langkah tak jelas kita dan aku masih saja mengamati pungg...
-
tunggulah aku disana, hujan sebentar lagi reda...ponselku mati kau tak bisa kuhubungi tapi kumohon tetaplah menungguku disana.. di ujung jal...
-
dear man from the past, ini jumat diawal juli, gerimis kecil menyambutnya tadi..aku tahu kau pasti suka, hmm...kuawali dengan bermunajat d...
-
Malam dibirunya Agustus...bulan sabit menyembul malu-malu dari balik awan hitam, tampak buram kala terlihat dibalik jendela kaca....dentin...
-
tadi malam kulihat dia dalam mimpiku...wanita dibalik telunjukmu.... yang menyambutku ramah di tempat dimana senja terlihat begitu indah.......
-
dear Mr. Right.... aku heran kenapa kau ingin menikahiku.. kau bertanya padaku, "siapakah dirimu? ceritakanlah segala tentangmu?...