...subuh menjelang pagi...kuikuti perempuan berkerudung ungu, seakan tak punya banyak waktu dia mempercepat langkahnya, serentak ditutupi wajahnya seakan aku menatapnya, ah mata itu...aku mengenalnya, perempuan bermata sembab, seakan tlah lama tak pernah lelap, entah berapa banyak beban di bahunya... dia smkn mempercepat langkahnya, stngh berlari...hingga tibalah dia disana, tempat peristirahatan terakhir, entah apa yg dicarinya kulihat dia berlutut disalah satu diantaranya..."kau tahu aku mencintainya kini ikhlas melepasnya. maka kumohon relakanlah aku" bergetar suaranya lalu mata sembabnya kembali basah... Ya Tuhan, mengapa hatiku yg terasa perih.. "kamu siapanya?" terdengar ada yg menyapanya...perempuan berkerudung ungu itupun tersentak kemudian berlari pergi. .
(June 24, 2011 at 6:31pm)
(June 24, 2011 at 6:31pm)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar